Ingin Pendaftaran Merek? Simak Panduan Ini!

Registrasi Merek Proses registrasi merk bersumber pada peraturan perundang- undangan yang berlaku merupakan selaku berikut:[1]
Pemohon ataupun kuasanya mengisi serta menandatangani formulir permohonan registrasi, melampirkan, sangat sedikit, dokumen fakta pembayaran, pesan statment kepemilikan merk, serta label merk dan mengajukannya ke Menteri Hukum serta Hak Asasi Manusia(“ Menkumham”);
Permohonan registrasi merk yang sudah diterima Menkumham setelah itu ditilik formalitas kelengkapannya;
Apabila terdapat kekurangan kelengkapan persyaratan, hingga dalam jangka waktu 30 hari kerja semenjak bertepatan pada penerimaan permohonan, pemohon ataupun kuasanya diberi waktu buat memenuhinya dalam jangka waktu 2 bulan semenjak bertepatan pada pengiriman pesan pemberitahuan buat memenuhi persyaratan;
Apabila tidak dilengkapi hingga dengan jangka waktu habis, permohonan dikira ditarik kembali;
Permohonan yang sudah penuhi persyaratan minimum diberikan bertepatan pada penerimaan serta dalam waktu sangat lama 15 hari kerja semenjak bertepatan pada penerimaan, permohonan merk hendak merambah sesi pengumuman dalam kabar formal merk;
Permohonan merk merambah sesi pengumuman sepanjang 2 bulan, serta tiap pihak dapat mengajukan keberatan/ oposisi secara tertulis kepada Menkumham atas permohonan tersebut diiringi dengan sebabnya;
Alibi tersebut merupakan merk yang dimohonkan pendaftarannya merupakan merk yang bagi UU MIG tidak bisa didaftar ataupun wajib ditolak. Dalam jangka waktu 14 hari kerja semenjak bertepatan pada penerimaan keberatan, kopian keberatan dikirimkan ke pemohon ataupun kuasanya;
Bila terdapat keberatan/ oposisi, hingga pemohon ataupun kuasanya berhak mengajukan sanggahan terhadap keberatan sangat lama 2 bulan semenjak bertepatan pada pengiriman kopian keberatan dari Menkumham.
Merk yang Tidak Bisa Didaftarkan ataupun Ditolak
Merk tidak bisa didaftarkan apabila:
berlawanan dengan pandangan hidup negeri, peraturan perundang- undangan, moralitas, agama, kesusilaan, ataupun kedisiplinan universal;
sama dengan, berkaitan dengan, ataupun cuma menyebut benda serta/ ataupun jasa yang dimohonkan pendaftarannya;
muat faktor yang bisa menyesatkan warga tentang asal, mutu, tipe, dimensi, berbagai, tujuan pemakaian benda serta/ ataupun jasa yang dimohonkan pendaftarannya ataupun ialah nama varietas tumbuhan yang dilindungi buat benda serta/ ataupun jasa yang sejenis;
muat penjelasan yang tidak cocok dengan mutu, khasiat, ataupun manfaat dari benda serta/ ataupun jasa yang dibuat;
tidak mempunyai energi pembeda;
ialah nama universal serta/ ataupun lambang kepunyaan universal; serta/ atau
memiliki wujud yang bertabiat fungsional.
Sedangkan itu, permohonan merk ditolak apabila:[3]
memiliki persamaan pada pokoknya ataupun keseluruhannya dengan:
merk terdaftar kepunyaan pihak lain ataupun dimohonkan lebih dulu oleh pihak lain buat benda serta/ ataupun jasa sejenis
merk populer kepunyaan pihak lain buat benda serta/ ataupun jasa sejenis;
merk populer kepunyaan pihak lain buat benda serta/ ataupun jasa tidak sejenis yang penuhi persyaratan tertentu; atau pendaftaran merek
gejala geografis terdaftar.
permohonan mer
ialah ataupun menyamai nama ataupun singkatan nama orang populer, gambar, ataupun nama tubuh hukum yang dipunyai orang lain, kecuali atas persetujuan tertulis dari yang berhak;
ialah tiruan ataupun menyamai nama ataupun singkatan nama, bendera, lambang ataupun simbol ataupun emblem sesuatu negeri, ataupun lembaga nasional ataupun internasional, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak berwenang; atau
ialah tiruan ataupun menyamai ciri ataupun cap ataupun stempel formal yang digunakan oleh negeri ataupun lembaga pemerintah, kecuali atas persetujuan tertulis dari pihak berwenang.
permohonan diajukan oleh pemohon yang beriktikad tidak baik.
Rahmi Jened dalam bukunya Hukum Merk( Trademark Law) dalam Masa Global& Integrasi Ekonomi( perihal. 94– 106) melaporkan kalau dasar yang jadi alibi mrk tidak bisa didaftar sebagaimana kami jelaskan di atas diucap pula dengan alibi mutlak( absolute grounds).
Alibi mutlak tidak diterimanya registrasi merk didasarkan atas tolok ukur sertaerspektif dari ciri yang digunakan selaku merk secara mutlak wajib mempunyai energi pembeda, secara mutlak tidak berlawanan dengan undang- undang, moral agama serta kedisiplinan universal dan maksud baik.
Dalam novel yang sama( perihal. 115– 130) dipaparkan kalau dasar penolakan merk yang kami jelaskan di atas diucap dengan alibi relatif( relative grounds), di mana hak yang sudah terdapat terlebih dulu merupakan selaku alibi relatif buat menolak registrasi merk ataupun alibi relatif buat pembatalan merk.
Dikatakan alibi relatif, sebab masih wajib diuji terlebih dulu keabsahan merk yang mempunyai persamaan secara totalitas dengan merk senior, merk populer ataupun dengan gejala geografis yang sudah terdaftar lebih dulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *